Kitab hadits Musnad Ahmad dengan Terjemah Bahasa Indonesia | arina.id

مسند أحمد

Musnad Ahmad

26,363 Hadits

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَسَمِعْتُهُ مِنْهُ قَالَ ثَنَا جَرِيرٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنِ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قُمْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ عَنْ شِمَالِهِ فَأَقَامَنِي عَنْ يَمِينِهِ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ سُمَيْعٍ الزَّيَّاتِ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ مِثْلَ ذَلِكَ ( ٢٢١١ )

Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad], Abdullah bin Ahmad berkata; aku telah mendengar darinya berkata; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Kuraib] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; "Aku berdiri bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam shalat malam di sebelah kirinya, lalu beliau memberdirikanku di sebelah kanannya." Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Sumai'] dari [Ibnu Abbas] hadis yang semisal.

[ Musnad Ahmad : 2211 ]

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَسَمِعْتُهُ مِنْهُ قَالَ ثَنَا جَرِيرٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنِ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قُمْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ عَنْ شِمَالِهِ فَأَقَامَنِي عَنْ يَمِينِهِ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ سُمَيْعٍ الزَّيَّاتِ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ مِثْلَ ذَلِكَ Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad], Abdullah bin Ahmad berkata; aku telah mendengar darinya berkata; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Kuraib] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; "Aku berdiri bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam shalat malam di sebelah kirinya, lalu beliau memberdirikanku di sebelah kanannya." Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Sumai'] dari [Ibnu Abbas] hadis yang semisal. [ Musnad Ahmad : 2211 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْهُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ لَيْثِ بْنِ أَبِي سُلَيْمٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ فَمَنْ وَرَدَ أَفْلَحَ وَيُؤْتَى بِأَقْوَامٍ فَيُؤْخَذُ بِهِمْ ذَاتَ الشِّمَالِ فَأَقُولُ أَيْ رَبِّ فَيُقَالُ مَا زَالُوا بَعْدَكَ يَرْتَدُّونَ عَلَى أَعْقَابِهِمْ ( ٢٢١٢ )

Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad], Abdullah bin Ahmad berkata; aku telah mendengarnya dari [Jarir] dari [Laits bin Abu Sulaim] dari [Abdul Malik bin Sa'id] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku yang mendahului kalian ke telaga, barangsiapa mendatanginya maka ia beruntung. Dan didatangkan orang-orang lalu diletakkan di sebelah kiri, maka aku berkata; 'Wahai Rabbku.' Lalu dikatakan; "Mereka murtad, kembali kepada (kepercayaan) lama mereka setelah ketiadaanmu."

[ Musnad Ahmad : 2212 ]

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْهُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ لَيْثِ بْنِ أَبِي سُلَيْمٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ فَمَنْ وَرَدَ أَفْلَحَ وَيُؤْتَى بِأَقْوَامٍ فَيُؤْخَذُ بِهِمْ ذَاتَ الشِّمَالِ فَأَقُولُ أَيْ رَبِّ فَيُقَالُ مَا زَالُوا بَعْدَكَ يَرْتَدُّونَ عَلَى أَعْقَابِهِمْ Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad], Abdullah bin Ahmad berkata; aku telah mendengarnya dari [Jarir] dari [Laits bin Abu Sulaim] dari [Abdul Malik bin Sa'id] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku yang mendahului kalian ke telaga, barangsiapa mendatanginya maka ia beruntung. Dan didatangkan orang-orang lalu diletakkan di sebelah kiri, maka aku berkata; 'Wahai Rabbku.' Lalu dikatakan; "Mereka murtad, kembali kepada (kepercayaan) lama mereka setelah ketiadaanmu." [ Musnad Ahmad : 2212 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْهُ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ لَيْثِ بْنِ أَبِي سُلَيْمٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَفَاءَلُ وَلَا يَتَطَيَّرُ وَيُعْجِبُهُ الِاسْمُ الْحَسَنُ ( ٢٢١٣ )

Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad], Abdullah bin Ahmad berkata; aku telah mendengarnya darinya berkata; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Laits bin Abu Sulaim] dari [Abdul Malik bin Sa'id bin Jubair] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertafa`ul (pengharapan nasib baik) dan tidak bertathayyur (menganggap sial atau bernasib buruk bila melihat burung atau kejadian lainnya) dan beliau senang dengan nama yang bagus."

[ Musnad Ahmad : 2213 ]

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْهُ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ لَيْثِ بْنِ أَبِي سُلَيْمٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَفَاءَلُ وَلَا يَتَطَيَّرُ وَيُعْجِبُهُ الِاسْمُ الْحَسَنُ Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad], Abdullah bin Ahmad berkata; aku telah mendengarnya darinya berkata; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Laits bin Abu Sulaim] dari [Abdul Malik bin Sa'id bin Jubair] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertafa`ul (pengharapan nasib baik) dan tidak bertathayyur (menganggap sial atau bernasib buruk bila melihat burung atau kejadian lainnya) dan beliau senang dengan nama yang bagus." [ Musnad Ahmad : 2213 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عُثْمَانَ بْنِ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ لَيْثٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ يَرْفَعُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يُوَقِّرْ الْكَبِيرَ وَيَرْحَمْ الصَّغِيرَ وَيَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَى عَنْ الْمُنْكَرِ ( ٢٢١٤ )

Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad], Abdullah bin Ahmad berkata; aku telah mendengarnya dari Utsman bin Muhammad, telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Laits] dari [Abdul Malik bin Sa'id bin Jubair] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], dan dia merafa'kannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih besar dan tidak menyayangi yang lebih kecil serta tidak menyuruh kepada kebaikan dan melarang yang mungkar."

[ Musnad Ahmad : 2214 ]

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عُثْمَانَ بْنِ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ لَيْثٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ يَرْفَعُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يُوَقِّرْ الْكَبِيرَ وَيَرْحَمْ الصَّغِيرَ وَيَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَى عَنْ الْمُنْكَرِ Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad], Abdullah bin Ahmad berkata; aku telah mendengarnya dari Utsman bin Muhammad, telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Laits] dari [Abdul Malik bin Sa'id bin Jubair] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], dan dia merafa'kannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih besar dan tidak menyayangi yang lebih kecil serta tidak menyuruh kepada kebaikan dan melarang yang mungkar." [ Musnad Ahmad : 2214 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ لَيْثٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَمْسٌ كُلُّهُنَّ فَاسِقَةٌ يَقْتُلُهُنَّ الْمُحْرِمُ وَيُقْتَلْنَ فِي الْحَرَمِ الْفَأْرَةُ وَالْعَقْرَبُ وَالْحَيَّةُ وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ وَالْغُرَابُ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَمْسٌ كُلُّهُنَّ فَاسِقَةٌ يَقْتُلُهُنَّ الْمُحْرِمُ وَيُقْتَلْنَ فِي الْحَرَمِ مِثْلَهُ ( ٢٢١٥ )

Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Laits] dari [Thawus] dari [Ibnu Abbas], dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Lima (binatang) yang merusak (berbahaya), boleh dibunuh oleh orang yang sedang ihram dan boleh dibunuh di tanah haram; Tikus, kalajengking, ular, anjing penggigit dan burung gagak." Telah menceritakan kepada kami [Utsman] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Hushain bin Abdurrahman] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Lima (binatang) semuanya perusak (berbahaya), boleh dibunuh oleh orang yang sedang ihram dan boleh dibunuh di tanah haram." Dengan redaksi yang sepertinya.

[ Musnad Ahmad : 2215 ]

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ لَيْثٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَمْسٌ كُلُّهُنَّ فَاسِقَةٌ يَقْتُلُهُنَّ الْمُحْرِمُ وَيُقْتَلْنَ فِي الْحَرَمِ الْفَأْرَةُ وَالْعَقْرَبُ وَالْحَيَّةُ وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ وَالْغُرَابُ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَمْسٌ كُلُّهُنَّ فَاسِقَةٌ يَقْتُلُهُنَّ الْمُحْرِمُ وَيُقْتَلْنَ فِي الْحَرَمِ مِثْلَهُ Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Laits] dari [Thawus] dari [Ibnu Abbas], dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Lima (binatang) yang merusak (berbahaya), boleh dibunuh oleh orang yang sedang ihram dan boleh dibunuh di tanah haram; Tikus, kalajengking, ular, anjing penggigit dan burung gagak." Telah menceritakan kepada kami [Utsman] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Hushain bin Abdurrahman] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Lima (binatang) semuanya perusak (berbahaya), boleh dibunuh oleh orang yang sedang ihram dan boleh dibunuh di tanah haram." Dengan redaksi yang sepertinya. [ Musnad Ahmad : 2215 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مَا سَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا إِلَّا وَقَدْ عَلِمْتُهُ غَيْرَ ثَلَاثٍ لَا أَدْرِي كَانَ يَقْرَأُ فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ أَمْ لَا وَلَا أَدْرِي كَيْفَ كَانَ يَقْرَأُ { وَقَدْ بَلَغْتُ مِنْ الْكِبَرِ عُتِيًّا } أَوْ عُسُيًّا قَالَ حُصَيْنٌ وَنَسِيتُ الثَّالِثَةَ قَالَ عَبْد اللَّهِ سَمِعْتُهَا كُلَّهَا أَنَا مِنْ عُثْمَانَ بْنِ مُحَمَّدٍ { عُتِيًّا } ( ٢٢١٦ )

Telah menceritakan kepada kami [Utsman] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Hushain bin Abdurrahman] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; "Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mencontohkan suatu sunnah kecuali aku mengetahuinya selain tiga hal; Aku tidak tahu apakah beliau membaca ketika shalat Zhuhur dan Ashar atau tidak; Aku tidak tahu bagaimana beliau membaca ayat: WAQAD BALAGHTU MIN AL KIBARI 'UTIYYAN atau 'USUYYAN (Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan Aku (sendiri) Sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua".) Hushain berkata; "Dan aku lupa yang ketiga." Abdullah berkata; "Aku telah mendengar semuanya dari Utsman bin Muhammad 'UTIYYAN.

[ Musnad Ahmad : 2216 ]

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مَا سَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا إِلَّا وَقَدْ عَلِمْتُهُ غَيْرَ ثَلَاثٍ لَا أَدْرِي كَانَ يَقْرَأُ فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ أَمْ لَا وَلَا أَدْرِي كَيْفَ كَانَ يَقْرَأُ { وَقَدْ بَلَغْتُ مِنْ الْكِبَرِ عُتِيًّا } أَوْ عُسُيًّا قَالَ حُصَيْنٌ وَنَسِيتُ الثَّالِثَةَ قَالَ عَبْد اللَّهِ سَمِعْتُهَا كُلَّهَا أَنَا مِنْ عُثْمَانَ بْنِ مُحَمَّدٍ { عُتِيًّا } Telah menceritakan kepada kami [Utsman] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Hushain bin Abdurrahman] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; "Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mencontohkan suatu sunnah kecuali aku mengetahuinya selain tiga hal; Aku tidak tahu apakah beliau membaca ketika shalat Zhuhur dan Ashar atau tidak; Aku tidak tahu bagaimana beliau membaca ayat: WAQAD BALAGHTU MIN AL KIBARI 'UTIYYAN atau 'USUYYAN (Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan Aku (sendiri) Sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua".) Hushain berkata; "Dan aku lupa yang ketiga." Abdullah berkata; "Aku telah mendengar semuanya dari Utsman bin Muhammad 'UTIYYAN. [ Musnad Ahmad : 2216 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْهُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ إِيَاسٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ سَأَلَ أَهْلُ مَكَّةَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَجْعَلَ لَهُمْ الصَّفَا ذَهَبًا وَأَنْ يُنَحِّيَ الْجِبَالَ عَنْهُمْ فَيَزْدَرِعُوا فَقِيلَ لَهُ إِنْ شِئْتَ أَنْ تَسْتَأْنِيَ بِهِمْ وَإِنْ شِئْتَ أَنْ تُؤْتِيَهُمْ الَّذِي سَأَلُوا فَإِنْ كَفَرُوا أُهْلِكُوا كَمَا أَهْلَكْتُ مَنْ قَبْلَهُمْ قَالَ لَا بَلْ أَسْتَأْنِي بِهِمْ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَذِهِ الْآيَةَ { وَمَا مَنَعَنَا أَنْ نُرْسِلَ بِالْآيَاتِ إِلَّا أَنْ كَذَّبَ بِهَا الْأَوَّلُونَ وَآتَيْنَا ثَمُودَ النَّاقَةَ مُبْصِرَةً } ( ٢٢١٧ )

Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad], Abdullah bin Ahmad berkata; aku telah mendengarnya darinya; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Ja'far bin Iyas] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Penduduk Makkah meminta kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk merubah bukit Shafa menjadi emas dan agar gunung-gunung diratakan bagi mereka sehingga mereka bisa bercocok tanam, bila mereka kufur, maka mereka akan dibinasakan sebagaimana umat-umat sebelum mereka yang telah dibinasakan. Beliau bersabda: "Tidak, akan tetapi aku menangguhkan mereka." Lalu Allah Subhanahu Wa ta'ala menurunkan ayat: " (Berkata Musa: 'Waktu untuk pertemuan (Kami dengan) kamu itu ialah di hari raya dan hendaklah dikumpulkan manusia pada waktu matahari sepenggalan naik.') "

[ Musnad Ahmad : 2217 ]

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْهُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ إِيَاسٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ سَأَلَ أَهْلُ مَكَّةَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَجْعَلَ لَهُمْ الصَّفَا ذَهَبًا وَأَنْ يُنَحِّيَ الْجِبَالَ عَنْهُمْ فَيَزْدَرِعُوا فَقِيلَ لَهُ إِنْ شِئْتَ أَنْ تَسْتَأْنِيَ بِهِمْ وَإِنْ شِئْتَ أَنْ تُؤْتِيَهُمْ الَّذِي سَأَلُوا فَإِنْ كَفَرُوا أُهْلِكُوا كَمَا أَهْلَكْتُ مَنْ قَبْلَهُمْ قَالَ لَا بَلْ أَسْتَأْنِي بِهِمْ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَذِهِ الْآيَةَ { وَمَا مَنَعَنَا أَنْ نُرْسِلَ بِالْآيَاتِ إِلَّا أَنْ كَذَّبَ بِهَا الْأَوَّلُونَ وَآتَيْنَا ثَمُودَ النَّاقَةَ مُبْصِرَةً } Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Muhammad], Abdullah bin Ahmad berkata; aku telah mendengarnya darinya; telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Ja'far bin Iyas] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Penduduk Makkah meminta kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk merubah bukit Shafa menjadi emas dan agar gunung-gunung diratakan bagi mereka sehingga mereka bisa bercocok tanam, bila mereka kufur, maka mereka akan dibinasakan sebagaimana umat-umat sebelum mereka yang telah dibinasakan. Beliau bersabda: "Tidak, akan tetapi aku menangguhkan mereka." Lalu Allah Subhanahu Wa ta'ala menurunkan ayat: " (Berkata Musa: 'Waktu untuk pertemuan (Kami dengan) kamu itu ialah di hari raya dan hendaklah dikumpulkan manusia pada waktu matahari sepenggalan naik.') " [ Musnad Ahmad : 2217 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ اسْمُ جُوَيْرِيَةَ بَرَّةَ فَكَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَرِهَ ذَلِكَ فَسَمَّاهَا جُوَيْرِيَةَ كَرَاهَةَ أَنْ يُقَالَ خَرَجَ مِنْ عِنْدِ بَرَّةَ قَالَ وَخَرَجَ بَعْدَ مَا صَلَّى فَجَاءَهَا فَقَالَتْ مَا زِلْتُ بَعْدَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ دَائِبَةً قَالَ فَقَالَ لَهَا لَقَدْ قُلْتُ بَعْدَكِ كَلِمَاتٍ لَوْ وُزِنَّ لَرَجَحْنَ بِمَا قُلْتِ سُبْحَانَ اللَّهِ عَدَدَ مَا خَلَقَ اللَّهُ سُبْحَانَ اللَّهِ رِضَاءَ نَفْسِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ زِنَةَ عَرْشِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ مِدَادَ كَلِمَاتِهِ ( ٢٢١٨ )

Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Muhammad bin Abdurrahman] dari [Kuraib] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Dulunya nama Juwairiyah adalah Barrah, seolah-olah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak menyukai itu, lalu beliau menamainya Juwairiyah, karena beliau tidak suka bila dikatakan; "Telah keluar dari Barrah." Beliau keluar setelah shalat, lalu mendatanginya, ia pun berkata; "Aku masih tetap tekun beribadah setelahmu wahai Rasulullah." (Yakni setelah engkau keluar). Maka beliau pun berkata kepadanya: "Aku telah mengucapkan beberapa kalimat setelahmu yang seandainya ditimbang tentu akan lebih unggul dari apa yang telah aku ucapkan (yaitu) SUBHANALLAH 'ADADA MA KHALAQALLAHU, SUBHANALLAHI RIDLA`A NAFSIHI SUBHANALLAHI ZINATA 'ARSYIHI SUBHANALLAHI MIDADA KALIMATIHI (Maha Suci Allah sebanyak apa yang diciptakan Allah Maha Suci Allah sebanyak keridlaan diriNya Maha Suci Alalh seberat 'ArsyNya Maha Suci Allah sebanyak berlipat-lipat kalimat-kalimatNya)."

[ Musnad Ahmad : 2218 ]

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ اسْمُ جُوَيْرِيَةَ بَرَّةَ فَكَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَرِهَ ذَلِكَ فَسَمَّاهَا جُوَيْرِيَةَ كَرَاهَةَ أَنْ يُقَالَ خَرَجَ مِنْ عِنْدِ بَرَّةَ قَالَ وَخَرَجَ بَعْدَ مَا صَلَّى فَجَاءَهَا فَقَالَتْ مَا زِلْتُ بَعْدَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ دَائِبَةً قَالَ فَقَالَ لَهَا لَقَدْ قُلْتُ بَعْدَكِ كَلِمَاتٍ لَوْ وُزِنَّ لَرَجَحْنَ بِمَا قُلْتِ سُبْحَانَ اللَّهِ عَدَدَ مَا خَلَقَ اللَّهُ سُبْحَانَ اللَّهِ رِضَاءَ نَفْسِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ زِنَةَ عَرْشِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ مِدَادَ كَلِمَاتِهِ Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Muhammad bin Abdurrahman] dari [Kuraib] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Dulunya nama Juwairiyah adalah Barrah, seolah-olah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak menyukai itu, lalu beliau menamainya Juwairiyah, karena beliau tidak suka bila dikatakan; "Telah keluar dari Barrah." Beliau keluar setelah shalat, lalu mendatanginya, ia pun berkata; "Aku masih tetap tekun beribadah setelahmu wahai Rasulullah." (Yakni setelah engkau keluar). Maka beliau pun berkata kepadanya: "Aku telah mengucapkan beberapa kalimat setelahmu yang seandainya ditimbang tentu akan lebih unggul dari apa yang telah aku ucapkan (yaitu) SUBHANALLAH 'ADADA MA KHALAQALLAHU, SUBHANALLAHI RIDLA`A NAFSIHI SUBHANALLAHI ZINATA 'ARSYIHI SUBHANALLAHI MIDADA KALIMATIHI (Maha Suci Allah sebanyak apa yang diciptakan Allah Maha Suci Allah sebanyak keridlaan diriNya Maha Suci Alalh seberat 'ArsyNya Maha Suci Allah sebanyak berlipat-lipat kalimat-kalimatNya)." [ Musnad Ahmad : 2218 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ حَالَ دُونَهُ غَيَايَةٌ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَالشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ يَعْنِي أَنَّهُ نَاقِصٌ ( ٢٢١٩ )

Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin 'Amru] telah menceritakan kepada kami [Za`idah] dari [Simak bin Harb] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Puasalah kalian dengan melihatnya (hilal Ramadlan) berbukalah kalian karena melihatnya (hilal Syawal). Bila terhalang oleh awan, maka genapkanlah hitungannya. Satu bulan itu adalah dua puluh Sembilan (hari)." Maksudnya adalah kurang.

[ Musnad Ahmad : 2219 ]

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ حَالَ دُونَهُ غَيَايَةٌ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَالشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ يَعْنِي أَنَّهُ نَاقِصٌ Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin 'Amru] telah menceritakan kepada kami [Za`idah] dari [Simak bin Harb] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Puasalah kalian dengan melihatnya (hilal Ramadlan) berbukalah kalian karena melihatnya (hilal Syawal). Bila terhalang oleh awan, maka genapkanlah hitungannya. Satu bulan itu adalah dua puluh Sembilan (hari)." Maksudnya adalah kurang. [ Musnad Ahmad : 2219 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ مُسْلِمٍ الْبَطِينِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَعَلَيْهَا صَوْمُ شَهْرٍ أَفَأَقْضِيهِ عَنْهَا فَقَالَ لَوْ كَانَ عَلَى أُمِّكَ دَيْنٌ أَكُنْتَ قَاضِيَهُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَدَيْنُ اللَّهِ أَحَقُّ أَنْ يُقْضَى قَالَ سُلَيْمَانُ فَقَالَ الْحَكَمُ وَسَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ وَنَحْنُ جَمِيعًا جُلُوسٌ حِينَ حَدَّثَ مُسْلِمٌ بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَا سَمِعْنَا مُجَاهِدًا يَذْكُرُ هَذَا عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ( ٢٢٢٠ )

Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Za`idah] dari [Al A'masy] dari [Muslim Al Bathin] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; "Wahai Rasulullah, Ibuku telah meninggal dunia dan ia mempunyai hutang puasa satu bulan, apa boleh aku mengqadla`kan atas namanya?" beliau menjawab: "Seandainya ibumu mempunyai hutang, apakah engkau akan melunasinya?" ia menjawab; "Ya." Beliau pun bersabda: "Maka hutang Allah lebih berhak untuk ditunaikan." [Sulaiman] berkata; Lalu [Al Hakam] dan [Salamah bin Kuhail] berkata; Saat itu kami sedang duduk ketika Muslim menceritakan hadis ini, keduanya berkata; "Kami mendengar [Mujahid] menyebutkan ini dari [Ibnu Abbas]."

[ Musnad Ahmad : 2220 ]

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ مُسْلِمٍ الْبَطِينِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَعَلَيْهَا صَوْمُ شَهْرٍ أَفَأَقْضِيهِ عَنْهَا فَقَالَ لَوْ كَانَ عَلَى أُمِّكَ دَيْنٌ أَكُنْتَ قَاضِيَهُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَدَيْنُ اللَّهِ أَحَقُّ أَنْ يُقْضَى قَالَ سُلَيْمَانُ فَقَالَ الْحَكَمُ وَسَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ وَنَحْنُ جَمِيعًا جُلُوسٌ حِينَ حَدَّثَ مُسْلِمٌ بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَا سَمِعْنَا مُجَاهِدًا يَذْكُرُ هَذَا عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Za`idah] dari [Al A'masy] dari [Muslim Al Bathin] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; "Wahai Rasulullah, Ibuku telah meninggal dunia dan ia mempunyai hutang puasa satu bulan, apa boleh aku mengqadla`kan atas namanya?" beliau menjawab: "Seandainya ibumu mempunyai hutang, apakah engkau akan melunasinya?" ia menjawab; "Ya." Beliau pun bersabda: "Maka hutang Allah lebih berhak untuk ditunaikan." [Sulaiman] berkata; Lalu [Al Hakam] dan [Salamah bin Kuhail] berkata; Saat itu kami sedang duduk ketika Muslim menceritakan hadis ini, keduanya berkata; "Kami mendengar [Mujahid] menyebutkan ini dari [Ibnu Abbas]." [ Musnad Ahmad : 2220 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/