Kitab hadits Musnad Ahmad dengan Terjemah Bahasa Indonesia | arina.id

مسند أحمد

Musnad Ahmad

26,363 Hadits

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ عَنْ سُلَيْمَانَ يَعْنِي ابْنَ بِلَالٍ عَنْ شَرِيكِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ ابْنِ أَبِي عَتِيقٍ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي عَجْوَةِ الْعَالِيَةِ شِفَاءٌ أَوْ تِرْيَاقٌ أَوَّلَ الْبُكْرَةِ عَلَى الرِّيقِ ( ٢٤٠٣١ )

Telah menceritakan kepada kami [Abu Amir] dari [Sulaiman, yaitu Ibnu Bilal] dari [Syarik] dari [Ibnu Abi 'Atiq] dari [Aisyah] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam. bersabda: "Pada kurma 'Ajwa terdapat obat dan penolak racun di pagi hari sebelum makan sesuatu."

[ Musnad Ahmad : 24031 ]

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ عَنْ سُلَيْمَانَ يَعْنِي ابْنَ بِلَالٍ عَنْ شَرِيكِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ ابْنِ أَبِي عَتِيقٍ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي عَجْوَةِ الْعَالِيَةِ شِفَاءٌ أَوْ تِرْيَاقٌ أَوَّلَ الْبُكْرَةِ عَلَى الرِّيقِ Telah menceritakan kepada kami [Abu Amir] dari [Sulaiman, yaitu Ibnu Bilal] dari [Syarik] dari [Ibnu Abi 'Atiq] dari [Aisyah] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam. bersabda: "Pada kurma 'Ajwa terdapat obat dan penolak racun di pagi hari sebelum makan sesuatu." [ Musnad Ahmad : 24031 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الْكَرِيمِ أَنَّ مُجَاهِدًا أَخْبَرَهُ أَنَّ مَوْلًى لِعَائِشَةَ أَخْبَرَهُ كَانَ يَقُودُ بِهَا أَنَّهَا كَانَتْ إِذَا سَمِعَتْ صَوْتَ الْجَرَسِ أَمَامَهَا قَالَتْ قِفْ بِي فَيَقِفُ حَتَّى لَا تَسْمَعَهُ وَإِذَا سَمِعَتْهُ وَرَآهَا قَالَتْ أَسْرِعْ بِي حَتَّى لَا أَسْمَعَهُ وَقَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لَهُ تَابِعًا مِنْ الْجِنِّ ( ٢٤٠٣٢ )

Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku [Abdul Karim] bahwa [Mujahid] telah mengabarkan kepadanya, bahwa [pembantu Aisyah] telah mengabarkan kepadanya kalau ia pernah menuntun kendaraan [Aisyah]. Apabila ia mendengar suara lonceng di depannya, (Aisyah) Berkata; "Hentikan saya." Maka ia berhenti hingga ia tidak mendengar (suara lonceng) lagi. Jika ia mendengarnya dan melihatnya, ia berkata; "Jalankan saya dengan cepat hingga saya tidak mendengarnya." Lalu (Aisyah) Berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Sesungguhnya lonceng diikuti jin."

[ Musnad Ahmad : 24032 ]

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الْكَرِيمِ أَنَّ مُجَاهِدًا أَخْبَرَهُ أَنَّ مَوْلًى لِعَائِشَةَ أَخْبَرَهُ كَانَ يَقُودُ بِهَا أَنَّهَا كَانَتْ إِذَا سَمِعَتْ صَوْتَ الْجَرَسِ أَمَامَهَا قَالَتْ قِفْ بِي فَيَقِفُ حَتَّى لَا تَسْمَعَهُ وَإِذَا سَمِعَتْهُ وَرَآهَا قَالَتْ أَسْرِعْ بِي حَتَّى لَا أَسْمَعَهُ وَقَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لَهُ تَابِعًا مِنْ الْجِنِّ Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku [Abdul Karim] bahwa [Mujahid] telah mengabarkan kepadanya, bahwa [pembantu Aisyah] telah mengabarkan kepadanya kalau ia pernah menuntun kendaraan [Aisyah]. Apabila ia mendengar suara lonceng di depannya, (Aisyah) Berkata; "Hentikan saya." Maka ia berhenti hingga ia tidak mendengar (suara lonceng) lagi. Jika ia mendengarnya dan melihatnya, ia berkata; "Jalankan saya dengan cepat hingga saya tidak mendengarnya." Lalu (Aisyah) Berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Sesungguhnya lonceng diikuti jin." [ Musnad Ahmad : 24032 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أُمِّ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُرْسَلُ عَلَى الْكَافِرِ حَيَّتَانِ وَاحِدَةٌ مِنْ قِبَلِ رَأْسِهِ وَأُخْرَى مِنْ قِبَلِ رِجْلَيْهِ تَقْرِضَانِهِ قَرْضًا كُلَّمَا فَرَغَتَا عَادَتَا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ( ٢٤٠٣٣ )

Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ali bin Zaid] dari [Ummi Muhammad] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Akan didatangkan untuk orang kafir dua ekor ular yang menggigitnya dalam kubur, yang satu berada di kepalanya dan yang satu lagi berada di kedua kakinya, setiap keduanya selesai mengigit, mereka kembali lagi mengigit hingga datang hari kiamat."

[ Musnad Ahmad : 24033 ]

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أُمِّ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُرْسَلُ عَلَى الْكَافِرِ حَيَّتَانِ وَاحِدَةٌ مِنْ قِبَلِ رَأْسِهِ وَأُخْرَى مِنْ قِبَلِ رِجْلَيْهِ تَقْرِضَانِهِ قَرْضًا كُلَّمَا فَرَغَتَا عَادَتَا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ali bin Zaid] dari [Ummi Muhammad] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Akan didatangkan untuk orang kafir dua ekor ular yang menggigitnya dalam kubur, yang satu berada di kepalanya dan yang satu lagi berada di kedua kakinya, setiap keduanya selesai mengigit, mereka kembali lagi mengigit hingga datang hari kiamat." [ Musnad Ahmad : 24033 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ عَنْ مُصْعَبِ بْنِ شَيْبَةَ عَنْ طَلْقِ بْنِ حَبِيبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ يُغْتَسَلُ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ الْجُمُعَةِ وَالْجَنَابَةِ وَالْحِجَامَةِ وَغَسْلِ الْمَيِّتِ ( ٢٤٠٣٤ )

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hammad] telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Abdullah bin Abi As Safar] dari [Mush'ab bin Syaibah] dari [Thalq bin Habib] dari [Abdullah bin Az Zubair] dari [Aisyah] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Mandi itu karena empat hal, karena jum`at, karena junub, karena bekam, dan karena memandikan mayyit."

[ Musnad Ahmad : 24034 ]

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ عَنْ مُصْعَبِ بْنِ شَيْبَةَ عَنْ طَلْقِ بْنِ حَبِيبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ يُغْتَسَلُ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ الْجُمُعَةِ وَالْجَنَابَةِ وَالْحِجَامَةِ وَغَسْلِ الْمَيِّتِ Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hammad] telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] dari [Abdullah bin Abi As Safar] dari [Mush'ab bin Syaibah] dari [Thalq bin Habib] dari [Abdullah bin Az Zubair] dari [Aisyah] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Mandi itu karena empat hal, karena jum`at, karena junub, karena bekam, dan karena memandikan mayyit." [ Musnad Ahmad : 24034 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ ذَكْوَانَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُزَوَّجُ الْمَرْأَةُ لِثَلَاثٍ لِمَالِهَا وَجَمَالِهَا وَدِينِهَا فَعَلَيْكَ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ ( ٢٤٠٣٥ )

Telah menceritakan kepada kami [Abdus Shomad] telah menceritakan kepadaku [ayahku] telah menceritakan kepada kami [Husain bin Dzakwan] dari [Atha`] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Seorang wanita dinikahi karena tiga hal; karena hartanya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka hendaknya kamu prioritaskan seorang wanita yang memiliki agama sehingga kamu akan beruntung, serius kukatakan."

[ Musnad Ahmad : 24035 ]

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ ذَكْوَانَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُزَوَّجُ الْمَرْأَةُ لِثَلَاثٍ لِمَالِهَا وَجَمَالِهَا وَدِينِهَا فَعَلَيْكَ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ Telah menceritakan kepada kami [Abdus Shomad] telah menceritakan kepadaku [ayahku] telah menceritakan kepada kami [Husain bin Dzakwan] dari [Atha`] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Seorang wanita dinikahi karena tiga hal; karena hartanya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka hendaknya kamu prioritaskan seorang wanita yang memiliki agama sehingga kamu akan beruntung, serius kukatakan." [ Musnad Ahmad : 24035 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ حَدَّثَنَا أَيْمَنُ بْنُ نَابِلٍ عَنْ أُمِّ كُلْثُومٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قِيلَ لَهُ إِنَّ فُلَانًا وَجِعٌ لَا يَطْعَمُ الطَّعَامَ قَالَ عَلَيْكُمْ بِالتَّلْبِينَةِ فَحَسُّوهُ إِيَّاهَا فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَغْسِلُ بَطْنَ أَحَدِكُمْ كَمَا يَغْسِلُ أَحَدُكُمْ وَجْهَهُ بِالْمَاءِ مِنْ الْوَسَخِ ( ٢٤٠٣٦ )

Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad Az Zubairi] telah menceritakan kepada kami [Aiman bin Nabil] dari [Ummi Kultsum] dari [Aisyah] berkata; "Apabila dilaporkan kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bahwa si fulan sakit perutnya karena belum makan makanan, maka beliau bersabda: "Hendaknya kamu makan talbinah (makanan yang terbuat dari tepung dan kurma), makanlah ia, demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, sesungguhnya dia dapat membersihkan perut kalian sebagaiman salah seorang kalian membersihkan wajahnya dengan air dari kotoran."

[ Musnad Ahmad : 24036 ]

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ حَدَّثَنَا أَيْمَنُ بْنُ نَابِلٍ عَنْ أُمِّ كُلْثُومٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قِيلَ لَهُ إِنَّ فُلَانًا وَجِعٌ لَا يَطْعَمُ الطَّعَامَ قَالَ عَلَيْكُمْ بِالتَّلْبِينَةِ فَحَسُّوهُ إِيَّاهَا فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَغْسِلُ بَطْنَ أَحَدِكُمْ كَمَا يَغْسِلُ أَحَدُكُمْ وَجْهَهُ بِالْمَاءِ مِنْ الْوَسَخِ Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad Az Zubairi] telah menceritakan kepada kami [Aiman bin Nabil] dari [Ummi Kultsum] dari [Aisyah] berkata; "Apabila dilaporkan kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bahwa si fulan sakit perutnya karena belum makan makanan, maka beliau bersabda: "Hendaknya kamu makan talbinah (makanan yang terbuat dari tepung dan kurma), makanlah ia, demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, sesungguhnya dia dapat membersihkan perut kalian sebagaiman salah seorang kalian membersihkan wajahnya dengan air dari kotoran." [ Musnad Ahmad : 24036 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لَمَّا نَزَلَتْ آيَةُ الْخِيَارِ دَعَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا عَائِشَةُ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَذْكُرَ لَكِ أَمْرًا فَلَا تَقْضِينَ فِيهِ شَيْئًا دُونَ أَبَوَيْكِ فَقَالَتْ مَا هُوَ قَالَتْ فَدَعَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَرَأَ عَلَيَّ هَذِهِ الْآيَةَ { يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ } { إِنْ كُنْتُنَّ تُرِدْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ } الْآيَةَ كُلَّهَا قَالَتْ فَقُلْتُ قَدْ اخْتَرْتُ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَتْ فَفَرِحَ لِذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ( ٢٤٠٣٧ )

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abu Awanah] dari [Umar bin Abi Salamah] dari [Ayahnya] dari [Aisyah] berkata; "Ketika turun ayat mengenai khiyar (pilihan untuk tetap menjadi isteri nabi atau diceraikan), Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memanggilku seraya bersabda: 'Wahai Aisyah, aku ingin bercerita kepadamu mengenai suatu hal dan jangan kamu ceritakan kecuali kepada kedua orang tuamu." Lalu (Aisyah) Berkata; "Apa itu?." (Aisyah) Berkata; " Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam lantas memanggilku dan membacakan kepadaku ayat berikut ini. Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu…: "Jika kamu sekalian menghendaki (keredhaan) Allah dan Rasulnya-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat. sampai akhir ayat. (Aisyah) Berkata; saya berkata; "Saya telah memilih Allah dan Rasul-Nya." (Aisyah) Berkata; " Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam sangat senang sekali dengan hal itu."

[ Musnad Ahmad : 24037 ]

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لَمَّا نَزَلَتْ آيَةُ الْخِيَارِ دَعَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا عَائِشَةُ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَذْكُرَ لَكِ أَمْرًا فَلَا تَقْضِينَ فِيهِ شَيْئًا دُونَ أَبَوَيْكِ فَقَالَتْ مَا هُوَ قَالَتْ فَدَعَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَرَأَ عَلَيَّ هَذِهِ الْآيَةَ { يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ } { إِنْ كُنْتُنَّ تُرِدْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ } الْآيَةَ كُلَّهَا قَالَتْ فَقُلْتُ قَدْ اخْتَرْتُ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَتْ فَفَرِحَ لِذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abu Awanah] dari [Umar bin Abi Salamah] dari [Ayahnya] dari [Aisyah] berkata; "Ketika turun ayat mengenai khiyar (pilihan untuk tetap menjadi isteri nabi atau diceraikan), Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memanggilku seraya bersabda: 'Wahai Aisyah, aku ingin bercerita kepadamu mengenai suatu hal dan jangan kamu ceritakan kecuali kepada kedua orang tuamu." Lalu (Aisyah) Berkata; "Apa itu?." (Aisyah) Berkata; " Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam lantas memanggilku dan membacakan kepadaku ayat berikut ini. Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu…: "Jika kamu sekalian menghendaki (keredhaan) Allah dan Rasulnya-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat. sampai akhir ayat. (Aisyah) Berkata; saya berkata; "Saya telah memilih Allah dan Rasul-Nya." (Aisyah) Berkata; " Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam sangat senang sekali dengan hal itu." [ Musnad Ahmad : 24037 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُلِقَتْ الْمَلَائِكَةُ مِنْ نُورٍ وَخُلِقَتْ الْجَانُّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ وَخُلِقَ آدَمُ عَلَيْهِ السَّلَام مِمَّا وُصِفَ لَكُمْ ( ٢٤٠٣٨ )

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Malaikat dicipta dari cahaya dan jin dicipta dari suluh api sedang Adam diciptakan dari sesuatu yang telah dijelaskan kepada kalian (tanah)."

[ Musnad Ahmad : 24038 ]

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُلِقَتْ الْمَلَائِكَةُ مِنْ نُورٍ وَخُلِقَتْ الْجَانُّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ وَخُلِقَ آدَمُ عَلَيْهِ السَّلَام مِمَّا وُصِفَ لَكُمْ Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Malaikat dicipta dari cahaya dan jin dicipta dari suluh api sedang Adam diciptakan dari sesuatu yang telah dijelaskan kepada kalian (tanah)." [ Musnad Ahmad : 24038 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ حَدَّثَنَا سَالِمٌ أَبُو النَّضْرِ مَوْلَى عُمَرَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لَا يَصُومُ وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ قَطُّ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ ( ٢٤٠٣٩ )

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Malik] telah menceritakan kepada kami [Salim Abu An Nadlr, pembantu Umar bin Ubaidillah] dari [Abi Salamah bin Abdurrahman] bahwa [Aisyah] berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam sedemikian sering berpuasa sehingga kami katakan kalau beliau tidak pernah berbuka, namun beliau juga sedemikian sering tidak berpuasa sehingga kami katakan kalau beliau tidak pernah berpuasa. Dan saya sama sekali tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali puasa ramadlan dan saya tidak pernah melihat sama sekali beliau berpuasa dibulan tertentu sedemikian banyak dari pada ketika bulan sya'ban."

[ Musnad Ahmad : 24039 ]

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ حَدَّثَنَا سَالِمٌ أَبُو النَّضْرِ مَوْلَى عُمَرَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لَا يَصُومُ وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ قَطُّ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Malik] telah menceritakan kepada kami [Salim Abu An Nadlr, pembantu Umar bin Ubaidillah] dari [Abi Salamah bin Abdurrahman] bahwa [Aisyah] berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam sedemikian sering berpuasa sehingga kami katakan kalau beliau tidak pernah berbuka, namun beliau juga sedemikian sering tidak berpuasa sehingga kami katakan kalau beliau tidak pernah berpuasa. Dan saya sama sekali tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali puasa ramadlan dan saya tidak pernah melihat sama sekali beliau berpuasa dibulan tertentu sedemikian banyak dari pada ketika bulan sya'ban." [ Musnad Ahmad : 24039 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قُسَيْطٍ عَنِ ابْنِ ثَوْبَانَ عَنْ أُمِّهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ أَنْ يُسْتَمْتَعَ بِجُلُودِ الْمَيْتَةِ إِذَا دُبِغَتْ ( ٢٤٠٤٠ )

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Yazid bin Abdullah bin Qusaith] dari [Ibnu Tsauban] dari [ibunya] dari [Aisyah] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam memerintahkan untuk mengabil faedah kulit hewan yang sudah mati bila telah disamak."

[ Musnad Ahmad : 24040 ]

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قُسَيْطٍ عَنِ ابْنِ ثَوْبَانَ عَنْ أُمِّهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ أَنْ يُسْتَمْتَعَ بِجُلُودِ الْمَيْتَةِ إِذَا دُبِغَتْ Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Yazid bin Abdullah bin Qusaith] dari [Ibnu Tsauban] dari [ibunya] dari [Aisyah] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam memerintahkan untuk mengabil faedah kulit hewan yang sudah mati bila telah disamak." [ Musnad Ahmad : 24040 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/