Kitab hadits Musnad Syafii dengan Terjemah Bahasa Indonesia | arina.id

مسند الشافعي

Musnad Syafii

1,800 Hadits

مسند الشافعي 1591: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ صَدَقَةَ بْنِ يَسَارٍ قَالَ: أَرْسَلْنَا إِلَى سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ نَسْأَلُهُ عَنْ دِيَةِ الْمُعَاهِدِ، فَقَالَ: «قَضَى فِيهِ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بِأَرْبَعَةِ آلَافٍ» ، قَالَ: فَقُلْنَا: فَمَنْ قَبْلَهُ؟ قَالَ: فَحَصَبَنَا قَالَ الشَّافِعِيُّ: هُمُ الَّذِينَ سَأَلُوهُ آخِرًا قَالَ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: فَإِنْ قَالَ قَائِلٌ: مَا الْخَبَرُ بِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى بِالْجَنِينِ عَلَى الْعَاقِلَةِ؟ قِيلَ: أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ، قَالَ الرَّبِيعُ: وَهُوَ يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ، عَنِ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنِ ابْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ( ١٥٩١ )

Musnad Syafi'i 1591: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Shadaqah bin Yasar, ia mengatakan: Kami mengirimkan utusan kepada Said bin Musayyab untuk menanyakan tentang diyatnya kafir mu'ahad, maka Sa'id bin Musayyab menjawab, "Utsman bin Affan RA telah memutuskan kasus tersebut dengan diyat sejumlah empat ribu." Shadaqah bin Yasar melanjutkan kisahnya, "Maka kami berkata, 'Siapakah yang menerimanya?'" Shadaqah melanjutkan kisahnya, "Maka kami terdiam." 819 Syafi'i mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang bertanya kepadanya sesudah peristiwa tersebut. Asy-Syafi'i RA mengatakan: jika ada yang mengatakan, “Apa dasar hadis bahwa Nabi SAW memberi putusan hukum berkenaan dengan janin dengan diyat pelakunya" Ada yang mengatakan, “Orang yang dapat dipercaya mengabarkan kepada kami (Ar-Rabi' berkata, “Ia adalah Yahya bin Hasan") dari Al-Laits bin Sa'd dari Ibnu Syihab dari Ibnu Al Musayyib dari Abu Hurairah RA.

[ Musnad Syafii : 1591 ]

مسند الشافعي 1591: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ صَدَقَةَ بْنِ يَسَارٍ قَالَ: أَرْسَلْنَا إِلَى سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ نَسْأَلُهُ عَنْ دِيَةِ الْمُعَاهِدِ، فَقَالَ: «قَضَى فِيهِ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بِأَرْبَعَةِ آلَافٍ» ، قَالَ: فَقُلْنَا: فَمَنْ قَبْلَهُ؟ قَالَ: فَحَصَبَنَا قَالَ الشَّافِعِيُّ: هُمُ الَّذِينَ سَأَلُوهُ آخِرًا قَالَ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: فَإِنْ قَالَ قَائِلٌ: مَا الْخَبَرُ بِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى بِالْجَنِينِ عَلَى الْعَاقِلَةِ؟ قِيلَ: أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ، قَالَ الرَّبِيعُ: وَهُوَ يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ، عَنِ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنِ ابْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ Musnad Syafi'i 1591: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Shadaqah bin Yasar, ia mengatakan: Kami mengirimkan utusan kepada Said bin Musayyab untuk menanyakan tentang diyatnya kafir mu'ahad, maka Sa'id bin Musayyab menjawab, "Utsman bin Affan RA telah memutuskan kasus tersebut dengan diyat sejumlah empat ribu." Shadaqah bin Yasar melanjutkan kisahnya, "Maka kami berkata, 'Siapakah yang menerimanya?'" Shadaqah melanjutkan kisahnya, "Maka kami terdiam." 819 Syafi'i mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang bertanya kepadanya sesudah peristiwa tersebut. Asy-Syafi'i RA mengatakan: jika ada yang mengatakan, “Apa dasar hadis bahwa Nabi SAW memberi putusan hukum berkenaan dengan janin dengan diyat pelakunya" Ada yang mengatakan, “Orang yang dapat dipercaya mengabarkan kepada kami (Ar-Rabi' berkata, “Ia adalah Yahya bin Hasan") dari Al-Laits bin Sa'd dari Ibnu Syihab dari Ibnu Al Musayyib dari Abu Hurairah RA. [ Musnad Syafii : 1591 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

مسند الشافعي 1592: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: «مَنْ قُتِلَ فِي عِمِّيَّةٍ فِي رِمِّيَّا تَكُونُ بَيْنَهُمْ بِحِجَارَةٍ أَوْ جَلْدٍ بِالسَّوْطِ أَوْ ضَرْبٍ بِعَصًا فَهُوَ خَطَأٌ، عَقْلُهُ عَقْلُ الْخَطَإِ، وَمَنْ قُتِلَ عَمْدًا فَهُوَ قَوَدُ يَدِهِ، فَمَنْ حَالَ دُونَهُ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَغَضَبُهِ، لَا يُقْبَلُ مِنْهُ صَرْفٌ وَلَا عَدْلٌ» ( ١٥٩٢ )

Musnad Syafi'i 1592: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Thawus, dari Nabi SAW bahwa beliau pernah bersabda, "Barangsiapa yang terbunuh dalam keadaan misteri di antara mereka dengan batu atau didera dengan cambuk atau dipukul dengan tongkat, maka hal itu dikategorikan pembunuhan tersalah, dan diyatnya ialah diyat pembunuhan tersalah. Barangsiapa yang terbunuh dengan sengaja, maka pembunuhnya di-qishash dengan tangan terikat, dan barangsiapa yang menghalang-halangi hukuman qishash, maka atas dirinya laknat Allah dan kemurkaan-Nya, amal wajib dan amal sunahnya tidak diterima."820

[ Musnad Syafii : 1592 ]

مسند الشافعي 1592: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: «مَنْ قُتِلَ فِي عِمِّيَّةٍ فِي رِمِّيَّا تَكُونُ بَيْنَهُمْ بِحِجَارَةٍ أَوْ جَلْدٍ بِالسَّوْطِ أَوْ ضَرْبٍ بِعَصًا فَهُوَ خَطَأٌ، عَقْلُهُ عَقْلُ الْخَطَإِ، وَمَنْ قُتِلَ عَمْدًا فَهُوَ قَوَدُ يَدِهِ، فَمَنْ حَالَ دُونَهُ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَغَضَبُهِ، لَا يُقْبَلُ مِنْهُ صَرْفٌ وَلَا عَدْلٌ» Musnad Syafi'i 1592: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Thawus, dari Nabi SAW bahwa beliau pernah bersabda, "Barangsiapa yang terbunuh dalam keadaan misteri di antara mereka dengan batu atau didera dengan cambuk atau dipukul dengan tongkat, maka hal itu dikategorikan pembunuhan tersalah, dan diyatnya ialah diyat pembunuhan tersalah. Barangsiapa yang terbunuh dengan sengaja, maka pembunuhnya di-qishash dengan tangan terikat, dan barangsiapa yang menghalang-halangi hukuman qishash, maka atas dirinya laknat Allah dan kemurkaan-Nya, amal wajib dan amal sunahnya tidak diterima."820 [ Musnad Syafii : 1592 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

مسند الشافعي 1593: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدِ بْنِ جُدْعَانَ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ رَبِيعَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَلَا إِنَّ فِي قَتْلِ الْعَمْدِ الْخَطَإِ بِالسَّوْطِ وَالْعَصَا مِائَةً مِنَ الْإِبِلِ مُغَلَّظَةً، مِنْهَا أَرْبَعُونَ خَلِفَةً فِي بُطُونِهَا أَوْلَادُهَا» ( ١٥٩٣ )

Musnad Syafi'i 1593: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ali bin Zaid, dari Ibnu Jud'an, dari Al Qasim bin Rabi'ah, dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah telah bersabda, "Ingatlah bahwa dalam kasus pembunuhan sengaja tetapi tersalah (keliru) dengan memakai cambuk dan tongkat, diyatnya diberatkan 100 ekor unta, 40 ekor di antaranya unta khilfah yang di dalam perutnya terdapat anaknya (sedang mengandung)." 821

[ Musnad Syafii : 1593 ]

مسند الشافعي 1593: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدِ بْنِ جُدْعَانَ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ رَبِيعَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَلَا إِنَّ فِي قَتْلِ الْعَمْدِ الْخَطَإِ بِالسَّوْطِ وَالْعَصَا مِائَةً مِنَ الْإِبِلِ مُغَلَّظَةً، مِنْهَا أَرْبَعُونَ خَلِفَةً فِي بُطُونِهَا أَوْلَادُهَا» Musnad Syafi'i 1593: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ali bin Zaid, dari Ibnu Jud'an, dari Al Qasim bin Rabi'ah, dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah telah bersabda, "Ingatlah bahwa dalam kasus pembunuhan sengaja tetapi tersalah (keliru) dengan memakai cambuk dan tongkat, diyatnya diberatkan 100 ekor unta, 40 ekor di antaranya unta khilfah yang di dalam perutnya terdapat anaknya (sedang mengandung)." 821 [ Musnad Syafii : 1593 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

مسند الشافعي 1594: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: «كُنْتُ أَفْرُكُ الْمَنِيَّ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ» ( ١٥٩٤ )

Musnad Syafi'i 1594: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Manshur, dari Ibrahim bin Hammam bin Harits, dari Aisyah, ia berkata, "Aku pernah mengerik bekas air mani dari kain Rasulullah ."822

[ Musnad Syafii : 1594 ]

مسند الشافعي 1594: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: «كُنْتُ أَفْرُكُ الْمَنِيَّ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ» Musnad Syafi'i 1594: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Manshur, dari Ibrahim bin Hammam bin Harits, dari Aisyah, ia berkata, "Aku pernah mengerik bekas air mani dari kain Rasulullah ."822 [ Musnad Syafii : 1594 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

مسند الشافعي 1595: أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، وَالْأَسْوَدِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: «كُنْتُ أَفْرُكُ الْمَنِيَّ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِيهِ» ( ١٥٩٥ )

Musnad Syafi'i 1595: Yahya bin Hisan mengabarkan kepada kami dari Hammad bin Sulaiman, dari Ibrahim, dari Alqamah dan Al Aswad, dari Aisyah , ia berkata, "Aku pernah mengerik bekas air mani Rasulullah , kemudian beliau shalat dengan memakai kain itu." 823

[ Musnad Syafii : 1595 ]

مسند الشافعي 1595: أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، وَالْأَسْوَدِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: «كُنْتُ أَفْرُكُ الْمَنِيَّ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِيهِ» Musnad Syafi'i 1595: Yahya bin Hisan mengabarkan kepada kami dari Hammad bin Sulaiman, dari Ibrahim, dari Alqamah dan Al Aswad, dari Aisyah , ia berkata, "Aku pernah mengerik bekas air mani Rasulullah , kemudian beliau shalat dengan memakai kain itu." 823 [ Musnad Syafii : 1595 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

مسند الشافعي 1596: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، وَابْنِ جُرَيْجٍ، كِلَاهُمَا يُخْبِرُهُ عَنْ عَطَاءٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّهُ قَالَ فِي الْمَنِيِّ يُصِيبُ الثَّوْبَ قَالَ: " أَمِطْهُ عَنْكَ، قَالَ أَحَدُهُمَا: بِعُودٍ أَوْ إِذْخِرَةٍ، فَإِنَّمَا هُوَ بِمَنْزِلَةِ الْبُصَاقِ وَالْمُخَاطِ " ( ١٥٩٦ )

Musnad Syafi'i 1596: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar dan Ibnu Juraij, keduanya mengabarkan hadis ini dari Atha' bin Abu Rabbah, dari Ibnu Abbas bahwa ia pernah mengatakan sehubungan dengan masalah air mani yang mengenai kain, "Lenyapkanlah air mani itu darimu." Salah satunya —antara Amr dan Ibnu Juraij— berkata, "Dengan kayu atau idzkir. Sesungguhnya air mani itu sama dengan air ludah dan dahak." 824

[ Musnad Syafii : 1596 ]

مسند الشافعي 1596: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، وَابْنِ جُرَيْجٍ، كِلَاهُمَا يُخْبِرُهُ عَنْ عَطَاءٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّهُ قَالَ فِي الْمَنِيِّ يُصِيبُ الثَّوْبَ قَالَ: " أَمِطْهُ عَنْكَ، قَالَ أَحَدُهُمَا: بِعُودٍ أَوْ إِذْخِرَةٍ، فَإِنَّمَا هُوَ بِمَنْزِلَةِ الْبُصَاقِ وَالْمُخَاطِ " Musnad Syafi'i 1596: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar dan Ibnu Juraij, keduanya mengabarkan hadis ini dari Atha' bin Abu Rabbah, dari Ibnu Abbas bahwa ia pernah mengatakan sehubungan dengan masalah air mani yang mengenai kain, "Lenyapkanlah air mani itu darimu." Salah satunya —antara Amr dan Ibnu Juraij— berkata, "Dengan kayu atau idzkir. Sesungguhnya air mani itu sama dengan air ludah dan dahak." 824 [ Musnad Syafii : 1596 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

مسند الشافعي 1597: أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ، عَنْ جَرِيرِ بْنِ عَبْدِ الْحَمِيدِ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي مُصْعَبُ بْنُ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ كَانَ إِذَا أَصَابَ ثَوْبَهُ الْمَنِيُّ إِنْ كَانَ رَطْبًا مَسَحَهُ، وَإِنْ كَانَ يَابِسًا حَتَّهُ ثُمَّ صَلَّى فِيهِ ( ١٥٩٧ )

Musnad Syafi'i 1597: Orang yang terpercaya mengabarkan kepada kami dari Jarir bin Abdul Hamid, dari Manshur, dari Mujahid bahwa Mush'ab bin Sa'd bin Abu Waqqash menceritakan kepadaku dari ayahnya: Bahwa Sa'd bin Abu Waqqash apabila kainnya terkena air mani, jika air maninya itu basah, maka diusapnya; dan bila kering, maka dikeriknya; kemudian ia shalat memakai kain itu. 825

[ Musnad Syafii : 1597 ]

مسند الشافعي 1597: أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ، عَنْ جَرِيرِ بْنِ عَبْدِ الْحَمِيدِ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي مُصْعَبُ بْنُ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ كَانَ إِذَا أَصَابَ ثَوْبَهُ الْمَنِيُّ إِنْ كَانَ رَطْبًا مَسَحَهُ، وَإِنْ كَانَ يَابِسًا حَتَّهُ ثُمَّ صَلَّى فِيهِ Musnad Syafi'i 1597: Orang yang terpercaya mengabarkan kepada kami dari Jarir bin Abdul Hamid, dari Manshur, dari Mujahid bahwa Mush'ab bin Sa'd bin Abu Waqqash menceritakan kepadaku dari ayahnya: Bahwa Sa'd bin Abu Waqqash apabila kainnya terkena air mani, jika air maninya itu basah, maka diusapnya; dan bila kering, maka dikeriknya; kemudian ia shalat memakai kain itu. 825 [ Musnad Syafii : 1597 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

مسند الشافعي 1598: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَهَبَ إِلَى بِئْرِ جَمَلٍ لِحَاجَةٍ ثُمَّ أَقْبَلَ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ رَجُلٌ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ حَتَّى مَسَحَ يَدَهُ بِجِدَارٍ ثُمَّ رَدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ ( ١٥٩٨ )

Musnad Syafi'i 1598: Ibrahim mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Sa'id, dari Sulaiman bin Yasar: Bahwa Nabi pergi ke sumur Jamal untuk membuang hajatnya, kemudian kembali; dan ada seorang lelaki mengucapkan salam kepada beliau, tetapi beliau tidak menjawabnya, melainkan mengusapkan tangannya ke tembok (untuk melakukan tayamum), setelah itu barulah beliau menjawab salamnya. 826

[ Musnad Syafii : 1598 ]

مسند الشافعي 1598: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَهَبَ إِلَى بِئْرِ جَمَلٍ لِحَاجَةٍ ثُمَّ أَقْبَلَ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ رَجُلٌ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ حَتَّى مَسَحَ يَدَهُ بِجِدَارٍ ثُمَّ رَدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ Musnad Syafi'i 1598: Ibrahim mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Sa'id, dari Sulaiman bin Yasar: Bahwa Nabi pergi ke sumur Jamal untuk membuang hajatnya, kemudian kembali; dan ada seorang lelaki mengucapkan salam kepada beliau, tetapi beliau tidak menjawabnya, melainkan mengusapkan tangannya ke tembok (untuk melakukan tayamum), setelah itu barulah beliau menjawab salamnya. 826 [ Musnad Syafii : 1598 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

مسند الشافعي 1599: أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ أَبِيهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ فِي الْكِتَابُ، الَّذِي كَتَبَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَمْرِو بْنِ حَزْمٍ: «فِي النَّفْسِ مِائَةٌ مِنَ الْإِبِلِ» ( ١٥٩٩ )

Musnad Syafi'i 1599: Malik bin Anas mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Abu Bakar, dari ayahnya: Bahwa di dalam isi surat Rasulullah yang ditujukan kepada Amr bin Hazm mengenai membunuh jiwa diyatnya 100 ekor unta. 827

[ Musnad Syafii : 1599 ]

مسند الشافعي 1599: أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ أَبِيهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ فِي الْكِتَابُ، الَّذِي كَتَبَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَمْرِو بْنِ حَزْمٍ: «فِي النَّفْسِ مِائَةٌ مِنَ الْإِبِلِ» Musnad Syafi'i 1599: Malik bin Anas mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Abu Bakar, dari ayahnya: Bahwa di dalam isi surat Rasulullah yang ditujukan kepada Amr bin Hazm mengenai membunuh jiwa diyatnya 100 ekor unta. 827 [ Musnad Syafii : 1599 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/

مسند الشافعي 1600: أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ، فِي الدِّيَاتِ فِي كِتَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَمْرِو بْنِ حَزْمٍ: «فِي النَّفْسِ مِائَةٌ مِنَ الْإِبِلِ» قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ: فَقُلْتُ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ: فِي شَكٍّ أَنْتُمْ مِنْ أَنَّهُ كِتَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ: لَا ( ١٦٠٠ )

Musnad Syafi'i 1600: Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Abdullah bin Abu Bakar mengenai masalah diyat di dalam surat Nabi yang ditujukan kepada Amr bin Hazm dalam kasus membunuh jiwa, diyatnya adalah 100 ekor unta. Ibnu Juraij berkata, "Maka aku bertanya kepada Abdullah bin Abu Bakar, 'Apakah kalian merasa ragu bahwa surat itu dari Nabi ?' Ia menjawab, Tidak'." 828

[ Musnad Syafii : 1600 ]

مسند الشافعي 1600: أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ، فِي الدِّيَاتِ فِي كِتَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَمْرِو بْنِ حَزْمٍ: «فِي النَّفْسِ مِائَةٌ مِنَ الْإِبِلِ» قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ: فَقُلْتُ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ: فِي شَكٍّ أَنْتُمْ مِنْ أَنَّهُ كِتَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ: لَا Musnad Syafi'i 1600: Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Abdullah bin Abu Bakar mengenai masalah diyat di dalam surat Nabi yang ditujukan kepada Amr bin Hazm dalam kasus membunuh jiwa, diyatnya adalah 100 ekor unta. Ibnu Juraij berkata, "Maka aku bertanya kepada Abdullah bin Abu Bakar, 'Apakah kalian merasa ragu bahwa surat itu dari Nabi ?' Ia menjawab, Tidak'." 828 [ Musnad Syafii : 1600 ] Disalin dari Hadits Online Arina | https://hadits.arina.id/